Wednesday, November 14, 2007

Resensi Puisi Kilat

Sajak ini berjudul Puisi Kilat. Saat membaca judulnya ada dua hal yang terbayang dalam benak saya, yaitu puisi tentang kilat atau puisi yang dibuat cepat-cepat (seperti surat berperangko kilat atau kilat khusus yang menandakan itu harus dikirimkan secepatnya).

Namun setelah membaca badan sajaknya, saya tak menemukan ada keterkaitannya dengan bayangan yang pertama. Maka saya duga, bahwa sajak ini memang memiliki arti yang kedua, puisi yang dibuat cepat-cepat (seperti kilat), alias instan.

Berapa lama kita menulis sajak? Pertanyaan itu bisa mendapat jawaban beragam. Lalu mungkin akan ada pertanyaan lain lagi: bolehkah kita menulis sajak cepat-cepat, bahkan mungkin sangat cepat (secepat kilat (?)). Jawaban pertanyaan ini pun akan beragam-ragam jika kita tanyakan kepada banyak penyair.

Labels

Popular Posts